Sunday, December 30, 2018

2019 NYE Perfume Picks

Happy New Year 2019 !!



Hellooo...
Blog ini umurnya baru seumur jagung (trus jarang diupdate pulak hehe) tapi saya tetap mau ucapkan selamat tahun baru buat kalian semua! Let's hope for the best in 2019 dan semoga blog ini bakal maju terus dan nggak terbengkalai seperti blog saya yang lainnya hehe ...

Anyway, tahun baru rencana kemana guys?
Saya rencana mau kumpul-kumpul makan bareng di rumah sepupu. Secara usia makin tua jadi acara tahun baru udah seringnya sama keluarga dibanding keluar sama temen-temen. Ya karena temen-temennya juga udah ber-keluarga sih hehe 

Akan tetapi, apapun acaranya kalian udah tau belum mau pakai parfum apa nanti untuk NYE ?

Saya rencana mau pakai parfum couple sama hubby, LOL. Maybe it's tacky but maybe it goes well together, who knows? Tapi yang pasti pilihan saya tahun ini adalah : Paco Rabanne 1 Million (for hubby) & Lady Million (for me).


Untuk yang belum tau, jadi parfum 1 Million dan Lady Million ini adalah parfum set dari Paco Rabanne. Awalnya yang keluar duluan itu Paco Rabanne 1 Million, parfum pria yang botolnya menyerupai bongkahan emas. Parfum tersebut langsung menjadi favorit banyak pria dan langsung melesat menjadi salah satu parfum pria ter-populer.

Melihat kesuksesan parfum 1 Million kemudian Paco Rabanne mengeluarkan versi "wanita" nya yaitu Lady Million. Kalau parfum 1 Million menyerupai lempengan emas, nah Lady Million ini packagingnya menyerupai perhiasan. Pokoknya kesannya mewah dan mahal lah. Walaupun ada juga beberapa orang yang menyebutnya "tacky" alias agak sedikit norak hehe

Anyway, kedua parfum ini menurut saya wanginya cocok untuk yang ber-karakter modern dan city people gitu. Jadi buat kaum urban terutama yang senang gemerlap nya kehidupan kota besar, nggak malu-malu, dan seneng have fun dan hang out bakalan cocok banget sama kedua parfum ini. Jadi saya secara tidak langsung meng-identifikasikan parfum ini dengan "suasana pesta yang riang". Makanya saya memutuskan untuk memakai parfum ini sebagai parfum pilihan yang cocok untuk menghabiskan malam tahun baru :)




Parfum Paco Rabanne 1 Million (for Men), mempunyai aroma kombinasi antara sparkling fruit, rempah-rempah, light leather, kayu pucat, patchouli dan juga amber. Biasanya cocok banget buat cowok metropolis atau cowok modern maupun businessman / eksekutif muda.

Sementara Paco Rabanne Lady Million (for Women), memiliki struktur aroma yang hampir sama dengan 1 Million, dengan wangi fruity-floral yang diawali dengan wangi yang vibrant, strong and fresh. Tetapi kemudian diikuti dengan wangi floral yang creamy dan bernuansa feminine.


Kalau kalian, apa parfum pilihanmu untuk NYE ?




XoXo,

Saturday, December 22, 2018

Fragrance Picks : Fall / Winter 2018




Walaupun koleksi parfum saya belum banyak tapi mungkin jumlahnya lebih dari cukup. Dan supaya semua parfum kebagian dipakai dan nggak cuma dipajang ngumpulin debu aja jadi saya suka rotasi pemakaian parfum saya dari waktu ke waktu. Biasanya sih kalau pergantian musim. Jadi pilihan parfum yang saya pakai pada musim panas biasanya beda dengan pilihan parfum yang saya pakai di musim dingin / musim hujan seperti saat ini. Karena parfum memang ada beberapa yang cocok dipakai untuk summer saja, dan ada juga parfum yang wanginya lebih enak kalau dipakai pas musim dingin.

Nah, berhubung sekarang sudah berganti musim dari musim panas ke musim hujan alias musim dingin, maka rotasi parfum saya pun ikut berubah. Dengan rotasi penggunaan parfum seperti ini parfum-parfum saya jadi terpakai semua. Dan saya juga jadi tau kalau ada parfum yang mungkin saya nggak suka wanginya baik di musim panas maupun di musim dingin.

Dan untuk musim dingin kali ini, berikut adalah pilihan parfum yang akan saya pakai selama beberapa bulan ke depan :




Pada rotasi parfum kali ini saya hanya memilih satu botol full size parfum dari koleksi saya, yaitu Ivoire by Balmain edp. Saya pilih parfum ini karena botolnya masih penuh! Hehe.. Walaupun saya punya ini sudah agak lama tapi ternyata isinya masih penuh saja. Jadi target saya adalah untuk memakai parfum ini sehingga jumlah liquidnya berkurang di botol. Karena sayang juga kalau parfum ini jarang dipakai alias masih penuh terus. Target saya adalah memakai semua parfum saya sehingga tidak buang-buang produk, dan kalaupun ada yang saya jarang pakai karena tidak suka wanginya, akan saya jual atau mungkin barter dengan sesama pecinta parfum.

Anyway, untuk wangi Balmain Ivoire ini sendiri adalah wangi yang memang cocoknya untuk musim gugur atau musim dingin, karena wanginya agak sedikit "berat", heavy powdery, tapi juga elegant dengan aroma floral nya. Kalau summer biasanya saya pakai ini untuk acara malam hari, tapi kalau musim dingin saya bisa pakai ini di siang / malam hari. You can read the full review here on my other blog Two Thousand Things : Ivoire Balmain Perfume.


Sementara itu, pilihan parfum ku yang lainnya untuk rotasi musim dingin kali ini adalah :

  • Tom Ford Violet Blonde (decant bottle)
  • Aquolina Pink Sugar Sensuelle (decant bottle)
  • Serge Lutens Chergui (miniature bottle)
  • Gucci Guilty Intense (vial)
  • Thierry Mugler Angel (vial)

Semuanya dalam botol yang lebih kecil. Ada yang di botol decant (10ml), ada yang di botol miniature (5ml), dan sisanya adalah botol sample vial (biasanya sekitar 2ml).




Tom Ford Violet Blonde
My first Tom Ford perfume. Dan karena yang tersedia decant nya waktu itu cuma si Violet Blonde ini jadi yaudah ku beli saja daripada nggak ada hehe Tapi pas pertama kali cium aromanya saya kurang suka sebenernya, karena agak berat dan powdery. Apalagi waktu itu saya beli nya pas musim panas, alhasil wanginya malah bikin pusing. Tapi karena sekarang musim dingin jadi wangi yang powdery dan velvety seperti ini sangat cocok dipakai saat ini. Wanginya jadi tidak terlalu heavy, melainkan jadi warm dan sedikit creamy. Overall wanginya memang bukan tipe favorit saya tapi saya akan memakainya di musim hujan ini karena saya benci buang buang parfum apabila tidak dipakai :)


Aquolina Pink Sugar Sensuelle
"Sweet and powdery" adalah dua kata yang terpikirkan ketika mencium parfum ini pertama kali. Sebenarnya pengennya yang Aquolina Pink Sugar namun apa daya waktu itu stok nya habis terus, dan yang ada cuma si Pink Sugar Sensuelle ini. Katanya sih antara Pink Sugar dan Pink Sugar Sensuelle ini wanginya sebenarnya mirip, hanya saja yang Sensuelle lebih sedikit "mature" sementara Pink Sugar lebih ke arah teenage girl yang ceria gitu. Untuk yang Sensuelle ini saya sih suka-suka aja, tapi lebih suka pakainya malam hari karena aroma nya yang powdery.




Serge Lutens Chergui
Ini bukan Serge Lutens pertama saya tapi ini adalah Serge Lutens saya yang terbaru. Sebenarnya ini hasil salah beli. Saya aslinya mau beli yang Musc karena saya suka wangi musk, tapi seller nya salah kirim dan malah mengirimkan ini. Karena saya malas harus kirim balik tukar barang jadi akhirnya saya biarkan saja si Chergui ini menghiasi meja rias saya. Hitung-hitung mau koleksi Serge Lutens walaupun di botol mini hehe Ini wanginya agak unik dan definitely bukan selera umum. Saya sendiri bingung mau deskripsikan seperti apa. Mungkin nanti saya akan buat post sendiri untuk ini, tapi yang pasti wanginya very powdery, heavy, and deep. Cocok untuk musim dingin dan dipakai ketika hujan deras yang lebat.





Gucci Guilty Intense
A sharp opening with floral heart and soapy creamy dry downs. Parfum ini lumayan banyak fans-nya. Ini salah satu parfum yang menurutku cocok dipakai kala musim dingin. Karena waktu saya coba ini pertama kali itu ketika musim panas dan hidungku gak cocok sama wanginya. Agak menusuk hidung terutama pada saat wangi awalnya. Semenjak itu saya nggak pernah pakai lagi. Tapi pas dicoba lagi di musim dingin ini ternyata wanginya jadi enak, nggak menusuk hidung, dan jadi creamy floral. Ada kesan fresh nya juga di middle notes nya. Sekarang saya pakai terus karena dia termasuk ringan untuk dipakai sehari-hari :)

Thierry Mugler Angel
Sampai sekarang parfum ini masih antara love and hate bagi saya. Karena kalau mood nya tepat dan cuaca nya tepat parfum ini wanginya bisa enak sekali dan cukup unik tercium di hidung. Tapi ada kalanya parfum ini menjadi tidak menarik di hidung saya. Entah apa yang menyebabkan parfum ini bisa berubah-ubah, seperti mood saja! Tapi yang pasti saya lebih banyak pakai parfum ini ketika musim dingin dibanding musim panas. Dan kalau lagi mood saya bisa pakai parfum ini siang hari maupun malam hari ;) Kalian harus coba sendiri uniknya parfum ini,.




XoXo,



Monday, October 1, 2018

Dyptique Vetiverio


Dyptique Vetiverio edp
--------------------------------

Nose | Perfumer : Olivier Pescheux

NOTES :
Top - Grapefruit, Mandarin
Middle - Turkish Rose
Base - Haitian Vetiver, Patchouli

------------------------------------------


Karena parfum bukan barang murah jadi kadang saya memilih untuk mencobanya terlebih dahulu dengan membeli sample vial atau sample dengan botol decant. Seperti ketika membeli Dyptique Vetiverio ini dalam botol decant.

Apa itu botol decant?
Botol decant atau decant perfume adalah parfum asli (bukan KW, ori eropa atau ori singapore - yang udah pasti semua itu tembakan ya, jadi belinya yang ada segel dan pastikan batch code di dus sama dengan yg di botol. Jangan tertipu dengan kata-kata seller yang mencantumkan kata "ori" tapi ada embel-embel ori negara mana gitu di blakangnya ya hehe). Anyway, decant itu adalah parfum yang diambil dari botol parfum asli. Jadi parfum asli dibuka lalu isinya dipindahkan ke botol-botol kecil untuk dijual sehingga harga tidak terlalu mahal dan isinya jauh lebih banyak dari vial yang mungil itu. Nah itu yang namanya decant. Dan kebetulan decant ku ini di botol yang 10 ml.

Nah kalau udah tau decant itu apa, mari kita lanjutkan reviewnya :)

Pertama, mari kenalan sama Dyptique. Dyptique ini adalah salah satu niche parfum, jadi kalau kalian mungkin belum pernah dengar tentang Dyptique, itu karena mereka adalah produk untuk niche market.

"A niche market is a subset of a larger market with its own particular needs or preferences, which may be different from the larger market."

Dyptique ini sebelumnya terkenal dengan lilin wangi-nya. Dan karena diperuntukkan bagi niche market maka harga lilin wangi Dyptique ini mahal bukan main. Walaupun kualitasnya juga sepadan dengan harganya sih katanya (saya sendiri belum pernah coba). Lalu kemudian mereka juga mengeluarkan parfum (yang pastinya harganya juga selangit). That's why saya cuma berani beli sample nya aja hehe.. 

Dan untung aja saya beli sample decant nya dulu, karena ternyata ... saya nggak suka wanginya hehehe. Ini pertama kalinya saya coba parfum dari Dyptique (walau ini bukan parfum niche pertama saya). Dyptique punya beberapa varian parfum tapi yang baru saya coba baru hanya Dyprique saja. 

Image result for diptyque vetyverio

First impression, hmm... hidung saya langsung nggak suka sama wanginya. Tapi ingat ya, parfum itu kan tergantung selera masing-masing, nah kebetulan selera saya bukan yang tipe wangi begini gitu lho. Wangi pertama yang saya cium ketika menyemprotkan parfum ini adalah bitter orange dan citrus, tapi bukan wangi jeruk yang segar gitu, melainkan wangi yang hangat, bitter, spicy and dusty. Saya juga mencium wangi bergamot yang tajam. Kemudian sisanya hanya aroma vetiver saja yang saya cium. Oya, vetiver itu adalah akar wangi. 

Kemudian dry down nya juga tetap wangi vetiver / akar wangi, hanya saja berubah menjadi aroma akar wangi yang lebih lembut karena bercampur dengan musk.

Jadi parfum ini bisa dibilang linear, karena kurang lebih dari awal sampai akhir tuh wanginya sama terus, aroma akar wangi. Nah kebetulan saya nggak suka akar wangi, jadi saya nggak terlalu ngefans sama parfum ini. Tapi buat kalian yang suka akar wangi, atau yang suka wewangian spicy tradisional yang earthy gitu kalian mungkin suka ini :)

Karena saya nggak suka wanginya jadi saya sempat jadikan ini parfum ruangan. Tapi ketika saya semprotkan di ruangan saya bisa mencium aroma segar yang cooling refreshing gitu dari parfum ini, di balik aroma vetiver yang heavy, dirty, and earthy. Namun kalau saya pakai di badan kok jadinya seperti wangi kayu basah yang lepek dan rumput basah yang becek sehabis hujan. Pokoknya di kulit saya wanginya jadi nggak enak huhuhu.. Makanya parfum itu cocok-cocokan.

Akhirnya karena saya tidak bisa pakai parfum ini maka saya hibahkan parfum ini ke ibu saya yang kebetulan menyukai akar wangi. Eh di kulit beliau wanginya jadi segar seperti habis mandi, atau wangi segar seperti tanaman yang baru saja disiram hujan. It smells better on her than on me :)

So it is TRUE that every perfume reacts differently on our skin, so when you apply the same perfume to two people they might smell differently.



Sillage & Longevity.
Parfum ini menempel di permukaan kulit seharian, dan wanginya juga mudah tercium oleh orang lain di sekitar kita. Karena kualitas parfum niche, maka hanya dengan memakai parfum ini sedikit saja wanginya sudah bisa tercium oleh orang lain. Ketahanannya juga lumayan lama, bisa beberapa jam tahan di kulit dan baju.

Overall, it's a spicy and earthy perfume. Seperti ketika menemukan kotak bumbu ramuan tradisional dan ketika kotaknya dibuka maka tercium lah aroma harum dari berbagai bumbu rahasia ramuan bahan bahan dari alam. 

It's a deep, warm, spicy, oriental scent that maybe not for everyone's taste. Saya membeli parfum ini secara blind buy alias beli tanpa tau wanginya terlebih dahulu, tetapi saya ternyata kurang cocok dengan wanginya. Sementara ibu saya menyenangi aroma earthy dan spicy seperti ini sehingga parfum ini cocok untuknya.

Saya pikir parfum ini juga lebih cocok untuk digunakan pada cold weather atau untuk penggunaan di sore / malam hari karena aroma-nya yang spicy dan earthy. But of course perfumes can be worn anytime you want ;)



XoXo,