Tuesday, October 1, 2019

1 Year Blogiversary | "Oldest & Newest Perfume in My Collection"

Wih nggak terasa ternyata blog ini udah setahun aja umurnya hehe.. Post pertama saya di blog ini sekitar bulan Agustus tahun lalu 2018, jadi udah setahunan lebih blog ini jalan. Walaupun isinya belum terlalu banyak dan sebulan cuma nge-post beberapa kali aja (maapkan yak!) tapi lumayan lah bisa nulis review parfum sekaligus jadi bahan catatan saya pribadi tentang perjalanan saya meng-koleksi parfum.

Saya tuh sebenarnya bukan kolektor banget sih. Saya cuma beli parfum yang saya suka wanginya aja, atau yang saya suka botolnya dan wanginya masih bisa terpakai. Jadi bukan kolektor parfum yang serius yang harus punya segala macam parfum yang ada di pasaran. Saya kurang lebih kolektor yang pilih-pilih lah hahahaa... Karena pada dasarnya I don't want to waste products, jadi kalau bisa semua parfum di koleksi saya akan saya pakai. Dan karena alasan itulah maka saya hanya beli parfum yang saya suka aja (alasan kedua karena parfum mahal dan saya limited budget hihihi jadi nggak bisa beli semaunya).

Anyway, untuk memperingati 1 year blogiversary kali ini (yang sebenernya udah lewat ya bulan Agustus lalu hehe), saya mau bikin post special, yaitu bikin tag #oldestandnewestperfume in my collection. Tag ini saya dapat dari IG dan saya pikir cocok juga untuk jadi bahan post kali ini. 

So... berikut adalah the oldest & newest perfume in my collection :



NEWEST :

Untuk parfum hasil akuisisi terbaru saya adalah Burberry Brit Women EDP. Saya tuh udah lama banget ngincer parfum ini karena jatuh cinta sama packaging botolnya (dan kebetulan saya suka Burberry, baik fashion label-nya maupun style-nya yang khas British banget). Cita cita saya pengen punya scarf Burberry yang motifnya kotak kotak khas Burberry gini. Dan pas dulu pertama lihat parfum ini langsung naksir dong sama botolnya yang khas Burberry banget. Tapi karena waktu itu belum tau wanginya kaya apa dan juga masih mahal jadi saya nungguin diskon. Tapi kemudian lupa sama parfum ini karena banyak parfum lain yang bermunculan. Tapi akhirnya setelah menunggu beberapa tahun I finally add this to my collection hehe..


OLDEST :

Untuk versi Oldest ada dua kategori, yang pertama adalah parfum yang umurnya paling tua di koleksi saya. Kategori ini jatuh kepada Chanel No.5 EDT saya yang merupakan botol vintage lungsuran dari mamah mertua. So this is the oldest bottle in my collection right now.

Sementara kategori yang kedua yaitu parfum yang paling senior keanggotaannya di koleksi saya alias parfum yang ada di koleksi saya paling lama, yaitu The Body Shop White Musk EDT. Kayanya sih ini parfum yang berada paling lama di koleksi saya, karena this was my signature perfume before I started collecting perfume, jadi ini botol parfum pertama yang saya punya sebelum saya nambahin beli beli parfum lain hehe.. Sekarang semenjak saya mulai koleksi parfum sedikit demi sedikit parfum ini udah nggak lagi jadi signature perfume saya karena saya mulai sering ganti ganti parfum setiap harinya ;)



So that's it for my Oldest and Newest Perfume tag!
See you on the next perfume tag !



XoXo,

Sunday, September 15, 2019

Maison Francis Kurkdjian - Aqua Universalis Forte


Image result for mfk aqua universalis advert

Maison Francis Kurkdjian Aqua Universalis Forte
-----------------------------------

Nose | Perfumer : Francis Kurkdjian

NOTES :
Top - Amalfi lemon, Bergamot
Middle - White flowers, Jasmine, Rose
Base - Musk, Woodsy Notes
------------------------------------------


Karena parfum niche itu terkenal muahall buangett jadi saya cuma mampu beli sample nya dulu hihihi Tapi karena parfum niche itu cenderung strong dan ibaratnya cuma pakai 2 spritz aja udah wangiii seharian (biasanya lho ya, kadang ada juga siy yang gak terlalu perform walaupun niche hehe), jadi satu sample aja bisa irit make nya hehehe..

Laluuu... apa sih parfum Niche itu ?
Berikut penjelasan yang saya kutip dari perfume.org :

"Artisanal perfume house whose production is on a much smaller scale, and whose presence in mainstream retail stores is minimal or non-existent, are thus referred to as niche. These are the scents you might likely find at a perfume specialist or high-end fragrance boutique"


Kalau pengertian saya, parfum niche biasanya punya "butik" sendiri atau tidak diperjual belikan secara ecer alias pemasarannya lebih ekslusif. Biasanya parfum niche itu memang perfume house yang mengkhususkan diri di pembuatan parfum, jadi tidak bikin produk lain seperti misalnya produk fashion dll. Contohnya Jo Malone, Serge Lutens, Creed, Amouage, dan lain sebagainya. Karena lebih ekslusif maka biasanya parfum niche ini cenderung lebih pricey alias mahal banget bok hehe.. Tapi aroma wanginya juga cenderung lebih kompleks dan nggak generik seperti misalnya designer perfumes. Ya ibaratnya ada harga ada barang gitu kali yee.. 😜

Sementara kalau Designer Perfumes itu adalah parfum keluaran designer brand yang banyak kita lihat di pasaran dan dijual di banyak tempat, misalnya di bagian parfum di dept store ternama semacam Metro, Sogo, dll. Contohnya : D&G Light Blue, Marc Jacobs Daisy, Gucci Bamboo, Estee Lauder Green Tea, Clinique Happy, dan banyak lagi yang lainnya yang intinya parfum keluaran designer atau brand fashion/beauty gitu.

Nah jadi kurang lebih udah mengerti lah ya bedanya niche sama designer perfumes.



Anyway, salah satu parfum niche yang sekarang lagi naik daun adalah House of Maison Francis Kurkdjian. Biasa disingkat MFK di kalangan perfumista, Francis Kurkdjian ini adalah seorang perfumer yang udah banyak ngeluarin mahakarya parfum-parfum legendaris, diantaranya : Elizabeth Arden Green Tea dan untuk parfum cowo nya : Jean Paul Gaultier Le Male.

Sekarang beliau bikin label parfum sendiri yaitu Maison Francis Kurkdjian, dan salah satu parfum keluaran labelnya yang sekarang lagi hype abis gara-gara banyak dipakai artis ibukota adalah Baccarat Rouge 540. Tapi saya nggak akan ngebahas Baccarat Rouge kali ini karena itu bukanlah perkenalan pertama saya dari MFK. Yang akan saya bahas kali ini adalah parfum niche keluaran MFK yang pertama kali saya cobain yaitu : Aqua Universalis Forte.



Launched in 2011.
Aqua Universalis Forte sesuai namanya adalah jenis parfum yang fresh dan clean (aquatic) with soapy undertones. Dimulai dengan pembukaan aroma buah citrus yang segar namun sedikit masam (dengan amalfi lemon dan bergamot alias jeruk nipis) yang bertahan lumayan lama. Kemudian pada middle phase wangi citrusy clean scent yang di fase awal tadi berbaur dengan aroma white florals yang sedikit powdery. Tidak lama kemudian muncul lah wangi aquatic yang fresh dan clean serta sedikit soapy, yang diimbuhi dengan aroma white floral yang lembut.

Dry down nya alias fase terakhir dari parfum ini sangat lembut dan bahkan cenderung lemah di kulit saya dibanding fase awal dan tengah tadi. Benar benar skin scent jatuhnya, alias wangi yang hanya menempel di kulit dan hanya bisa dicium apabila kita menaruh hidung kita ke dekat kulit.

Untuk Sillage nya cukup moderate dan Projection nya lumayan bagus di beberapa jam pertama saja. Sementara untuk Longevity nya kurang perform di kulit saya tapi lumayan lah bisa bertahan lebih dari 5 jam sebelum berubah menjadi skin scent. 


Overall, it's a good freshie-citrusy-white floral perfume tapi kalau untuk saya pribadi walaupun saya sungguh enjoy kesegaran parfum ini di beberapa jam pertama namun karena kurang perform di kulit / chemistry badan saya jadi saya tidak berniat untuk membeli full size nya (selain karena mihil banget juga sik hehe, I mean dengan harga segitu saya mending beli parfum niche lainnya yang lebih perform di saya. Begicuuu.... hehehe 😜).



XoXo,

Monday, September 9, 2019

Perfume Haul

Nggak belanja terlalu banyak samples dan decants kali ini karena dalam 5-6 bulan terakhir ini budget belanja-nya lebih ke baju dan printilan lainnya hehe.. Walhasil, dalam kurang lebih 5 bulan terakhir hanya ini saja akuisisi parfum ku ..

Seperti di post sebelumnya, saya dapat 3 parfum untuk hadiah ulang tahun (well, yang satu kado ultah, dan yang dua lagi kado beliin diri sendiri sih hihihi), jadi ketiga parfum tersebut bakal saya sebut ulang disini. Selebihnya saya nggak beli parfum full size lain lagi, hanya beli beberapa sample vials aja, sama beli satu set sabun wangi Prada Candy - yang notabene wangi sabun-nya sama dengan wangi parfumnya :)
Isinya ada 3 sabun, sesuai dengan 3 macam jenis paefum Prada Candy yaitu : Prada Candy L’eau, Prada Candy Florale, dan Prada Candy (original).

Oya, saya juga sempet beli satu miniature parfum yang botolnya saya naksir tapi nggak yakin sama wanginya, makanya coba beli yang miniature-nya dulu sekalian nambahin koleksi miniature di rumah. Nanti kapan kapan saya share koleksi miniature saya, kalau sekarang koleksi-nya masih sedikit jadi nggak asik kalau di share sekarang hehe..



> SAMPLE VIALS :

- Coach EDP
- Gucci Guilty
- Paco Rabanne Lady Million
- Serge Lutens Nuit De Cellophane
- Prada Candy Perfumed Soap Set (isi 3)



> MINIATURE :

- Versace Dylan Blue



> FULL SIZE :

- Versace Eros (30ml)
- Valentino Donna (30ml)
- Marc Jacobs Decadence (100ml)




XoXo,