Sunday, February 2, 2020

Burberry Brit Rhytm EDT

Burberry Brit Rhythm Fragrance 2014 Ad Campaign  http://amsterdam-ftv-blog.com/archives/21303 | Burberry brit, Burberry  fragrance, Burberry


Burberry Brit Rhythm Floral EDT
-----------------------------------

Nose | Perfumer : Francis Kurkdjian

NOTES :
Top - Sicilian Lemon, Peach, Passion Fruit, Bergamot, Orange
Middle - Lotus, Lilac, Ozonic Notes, Egyptian Jasmine, Melon, Lily of the valley
Base - Musk, Woody notes, Driftwood, caramel, Amber
------------------------------------------


Launched in 2015.
Parfum ini adalah flanker dari parfum Burberry Brit yang saya sudah review disini : Burberry Brit (Women). Tapi ini yang versi EDT nya yah alias Eau de Toilette. Kalau untuk Burberry Brit sendiri wanginya termasuk warm dan gourmand, nah kalau Burberry Brit Rhythm EDT ini versi yang lebih segar dan floral aroma bunga-bungaan yang ceria. 

Bisa dilihat juga dari desain botolnya sendiri yang berwarna cenderung soft pink - cream maka bisa dibilang parfum ini memang khas cewe banget. Karena aroma bunga-bungaan nya yang kuat unsur feminin-nya.

Brit Rhythm for Her Floral Burberry for women

Kebetulan saya punya versi miniature-nya (seperti foto yang di bawah). Kalau botol ukuran aslinya bentuknya seperti foto yang di atas. Karena saya suka banget yang versi originalnya alias si Burberry Brit, maka saya penasaran sama flankernya yang Burberry Brit Rhythm ini. Tapi karena aroma-nya floral dan saya lumayan picky kalau untuk parfum floral, jadi waktu itu saya memutuskan untuk membeli sample nya terlebih dahulu. Dan kebetulan sekali waktu itu saya menemukan edisi miniature-nya, which is for me is a better choice! Karena bisa sekalian untuk nambahin koleksi miniature saya yang nggak seberapa ini hehehe.. Oya tapi kebetulan waktu itu nemu-nya yang versi EDT ya, bukan yang EDP.

Anyway, for me this is my workout perfume. Kalau buat saya sendiri Burberry Brit Rhythm ini adalah parfum yang saya pakai kalau saya ber-olahraga. Misal kalau saya lari (bukan lari marathon lho ya tapi cuma lari di sekitaran tempat saya tinggal hehe), atau kalau saya kelas yoga, atau latihan HIIT di rumah. Karena apa? Karena wanginya cukup segar jadi cocok untuk wangi yang dipakai olahraga, udah gitu walaupun segar dan aroma floral tapi wanginya tuh nggak terlalu kenceng gitu lho, jadi nggak bikin pusing orang sekitar kita di gym atau kelas yoga misalnya. 

Dan aromanya kalau saya pakai ber-olahraga lumayan lama pun tetap nempel di kulit saya (padahal ini EDT), dan kalau tercampur keringat nggak bikin wanginya berubah. So that's why parfum ini adalah parfum andalan saya untuk berolahraga atau ketika melakukan aktivitas yang bakal banyak mengeluarkan keringat.



Untuk wanginya sendiri kalau saya menggambarkannya seperti ini ...

Diawali dengan "a fresh burst of fruit bowls wrapped around with ozonic scent". Seperti aroma semangkuk buah-buahan tropis yang segar setelah dikupas. Buah nya juicy dan banyak air. Segar sekali menggugah selera. Rasanya seperti ingin disiram air buah segar ketika sedang gerah-gerahnya. 


Wangi yang segar ini kemudian ditambah dengan aroma bunga-bungaan yang nggak kalah segarnya. Bunganya campur-campur, jadi tidak ada satu yang menonjol, melainkan sebuah campuran berbagai jenis bunga yang sudah di blend sedemikian rupa sehingga menjadi satu aroma floral yang menyenangkan. 


Kemudian untuk Dry down nya sendiri lebih ke woody-musky-amber yang menempel di kulit atau istilah lainnya : skin scent.




Overall, this is definitely a light freshie fragrance for morning/daily use. Nggak harus untuk workout perfume kaya saya tapi juga bisa banget dipakai for everyday perfume atau dumb reach, karena wanginya lumayan people-pleaser lah, khas parfum cewe gitu.



Sillage & Projection : Low to medium. Mungkin hanya tercium sekitar arms length saja, jadi kalau kita pakai ke gym orang sekitar tidak akan terganggu :)

Longevity : Low to moderate. Di kulitku sendiri hanya bertahan sekitar 4-5 jam, standard freshie fragrance lah, tapi cukup lumayan untuk sebuah EDT..



Oya, ada salah satu sepupuku yang sukaaa banget sama parfum ini. Tapi kalau untuk saya sendiri, Apakah saya akan membeli full size nya? Hmm... kalau untuk wanginya sih saya suka ya, karena namanya juga andalan untuk workout perfume, tapi karena hanya tahan sekitar 4-5 jam di kulit maka saya jadi agak ragu. Jadi untuk sementara ini statusnya "un-decided" hehe..





XoXo,

Friday, January 24, 2020

Mugler Alien


Advert of the fragrance Alien(2009) by Thierry Mugler


Thierry Mugler Alien
-----------------------------------

Nose | Perfumer : Dominique Ropion & Laurent Bruyere

NOTES :
Top - Jasmine
Middle - Woodsy notes
Base - Amber
------------------------------------------


Launched in 2005.

Berbeda dengan saudaranya yang juga terkenal yaitu Thierry Mugler Angel (baca review nya disini : Mugler Angel) yang komposisi notes aslinya ada lebih dari 20 notes, kali ini Alien hanya ber-komposisi 3 notes yaitu Jasmine pada top notes-nya, Woodsy notes pada middle-nya, dan Amber pada base-nya. Tapi ajaibnya, walaupun hanya punya 3 notes parfum ini beast mode banget. I don't know how they do that but the simple notes composition works like magic :)


Oya, Mugler Alien ini bentuk botolnya ada beberapa macam, dan kebetulan saya punya-nya yang di botol refillable. Karena ini dulu pernah jadi signature scent saya jadi waktu itu saya pilih yang refillable biar lebih murah gitu maksudnya kalau habis bisa refill aja di counter. Satu lagi punya di botol sample vial kecil yang saya simpan buat dibawa bawa untuk touch up. 


Untuk aromanya sendiri parfum ini dari awal semprotan sudah langsung tercium wangi jasmine yang segar dan wangi, yang kemudian ditambah aroma woodsy yang bermain-main di background. Woodsy nya nggak terlalu dominan jadi pas aja gitu. Kebetulan jasmine salah satu bunga favorit saya karena inget dulu waktu masih kecil nenek saya suka sekali bunga melati dan kami punya pohon melati di pekarangan karena nenek saya suka memetik beberapa pucuk melati untuk ditaruh di bawah bantalnya supaya wangi katanya :)

Jadi wangi bunga melati sudah sangat familiar sekali untuk saya, dan saya sudah bisa menikmati aroma wanginya yang lembut sedari kecil. Dan mungkin itu sebabnya saya biasanya menyenangi parfum yang ada aroma jasmine nya. Termasuk si Mugler Alien ini, yang sampai sempat jadi signature scent saya untuk beberapa tahun.


Kembali ke aroma jasmine dan woodsy notes pada parfum ini, setelah aroma melati yang segar, manis, wangi dan lembut, disertai dengan aroma kekayuan yang bermain di belakang. Kemudian disusul dengan wangi amber yang perlahan memberikan kehangatan, menyelimuti aroma melati dan kayu seperti pelukan yang hangat. Hidungku juga mencium seperti sentuhan smoky yang ringan yang bermain di belakang amber yang hangat.

Wanginya sungguh simpel sekaligus unik, such a beautiful scent to my nose. Parfum ini wanginya juga cenderung linear. Kalau kalian suka wangi jasmine maka mungkin kalian perlu mencoba parfum ini (walaupun parfum ini wanginya nggak se-"simpel" itu, tapi lebih ke "special jasmine" lah, bukan aroma jasmine kebanyakan). 

Dry down nya juga buat saya sih enak banget. It's very beautiful. Saya suka banget bagian dry down nya yang hangat dan cenderung bikin comfy and cozy. Menyenangkan sekali. 


Untuk review SPL nya di bawah ini mengacu pada parfum Mugler Alien saya yang pre-reformulated yaa, jadi wanginya masih strong banget. Karena entah kenapa ya kok saya ngerasanya Mugler Alien yang produksi tahun tahun terakhir ini (versi re-formulated) kaya kurang strong dibanding produksi tahun lama yang sebelum di reformulasi. Projectionnya jadi berkurang, dan ketahanannya juga menurut saya nggak sekuat versi lama (walaupun wanginya masih sama persis).


Sillage nya moderate to good. The scent will follow you anywhere :)

Projection nya moderate to strong. I always gets whiffs of this all through the day!

Longevity, Beast mode. Lasts a minimal of 7-8 hrs on my skin.


Anyway, saya inget dulu awalnya H langsung menyuruh saya untuk membeli parfum ini ketika pertama kali saya mencoba vial-nya dulu sekali, karena H termasuk yang lebih suka Alien daripada Angel. Bahkan dia waktu itu menawarkan untuk membelikan saya parfum Alien ini hahaha...


Memang katanya itu: "You are either an Angel team or Alien team". Saking bertolak belakangnya kedua parfum bersaudara ini jadi yang udah nyoba keduanya itu pasti kebanyakan hanya suka salah satunya aja, either Angel atau Alien. Nah kalo buatku sendiri Angel agak terlalu salty kalau di kulitku, dan awalnya aku juga nggak begitu sreg sama Alien tapi pas udah kena dry down nya dan wangi jasmine-amber nya wiihh langsung memutuskan kalo aku team Alien hehe..


Kalau kalian, team yang mana ? Angel atau Alien ?





XoXo,

Sunday, January 19, 2020

D&G The Only One

 Emilia Clarke | The Only One | Dolce & Gabbana | Instagram Models ...


Dolce & Gabbana The Only One edp
-------------------------------------------------

Nose | Perfumer : 

NOTES :
Top - Bergamot, Orange, Violet
Middle - Iris, Coffee, Pear, Rose
Base - Patchouli, Caramel, Vanilla
------------------------------------------


Launched in 2018.
Parfum The Only One by D&G ini cukup populer, bahkan kepopulerannya melebihi parfum terdahulunya yaitu D&G The One. Jadi jangan sampai ketuker ya, ada yang "The One" dan ada yang "The Only One".

Yang keluar duluan itu The One, baru kemudian disusul oleh flanker nya : The Only One, dan kemudian menyusul flanker-flanker lainnya seperti The Only One 2 dan The Only One Intense.

Saya sendiri sebenarnya awalnya pengen cobain yang The One karena katanya mirip dengan Zara Black Amber yang merupakan salah satu parfum favoritku sepanjang masa hehe.. Tapi rupanya mencari sample D&G The One nggak semudah sample The Only One. Mungkin karena The Only One memang lebih populer. Jadi akhirnya setelah lama tidak ketemu sample The One yang saya inginkan maka saya akhirnya memutuskan untuk coba versi flankernya alias The Only One terlebih dahulu.

The Only One memang lebih populer dibanding The One karena memang lebih banyak fans-nya. Makanya saya penasaran juga, apakah iya The Only One lebih enak dari The One?

The Only One Dolce&Gabbana for women

Ketika pertama mencoba parfum ini saya tidak terlalu suka openingnya yang entah notes yang mana yang bikin hidung saya berkernyit karena tidak suka wanginya. Padahal kalau dilihat dari opening notes nya (bergamot, orange, violet) tidak ada yang aneh dan biasanya my nose is okay with those three notes. Jadi entah paduan apa yang bikin saya nggak suka sama opening nya.

Tapi setelah sekitar 7 menit kemudian opening notes nya mulai berubah ke middle phase yang lebih fruity dan warm. Dan setelah itu saya bisa mencium aroma buah pear yang manis dan aroma gourmand yang seperti familiar. Sekilas mengingatkan saya pada parfum YSL Black Opium, mungkin karena sama sama ada notes coffee nya yah, tapi yang ini di mix sama caramel, jadi wanginya lebih cenderung warm and gourmand-ish dari menit menit pertama.

Lalu kemudian wanginya berubah lagi menjadi aroma yang berbeda namun masih familiar. Di middle phase ini aroma nya lebih ke powdery florals dengan imbuhan buah pir. I love how the powdery scent is not too strong on this one, karena saya basically nggak suka wangi yang terlalu powdery. Aroma kopi dan karamel nya juga sepertinya menjadi penyeimbang diantara wangi floral.

It dries down into a rather weak vanilla-patchoulli blend on my skin. Hampir tidak tercium pada fase dry down nya, kecuali saya benar benar menenggelamkan hidung saya ke dalam pergelangan tangan saya hehe..


Projection, lumayan untuk waktu yang singkat.
Sillage, low.
Longevity, cenderung low and very weak. Di kulit saya wanginya mulai memudar setelah jam ke-4 walaupun saya menyemprot cukup banyak. Setelah 4 jam wanginya hanya skin scent saja, but it's a fade skin scent.


Overall, for me this is nothing really special and didn't spark anything for me. Sebenernya ini bukan wangi yang nggak enak. Ingat ya kalau parfum itu sifatnya personal, jadi yang saya kurang suka belum tentu kalian juga pasti nggak suka, dan sebaliknya. Ini buktinya, parfum ini banyak banget fans nya dan laku keras karena pada suka, sementara saya sendiri bukan penikmat parfum ini. Wanginya sih secara keseluruhan enak, cuma karena nggak tahan lama di saya, plus openingnya agak bikin hidung saya berkernyit jadi saya nggak tertarik beli full size nya. Saya lebih prefer YSL Black Opium atau mungkin yang versi originalnya alias si The One. Semoga soon bisa dapat sample D&G The One biar bisa review pembandingan :)



XoXo,

Saturday, December 21, 2019

Burberry Brit (Women) EDP

Épinglé sur Classy



Burberry Brit Women edp
-------------------------------------------------

Nose | Perfumer : Nathalie Gracia-Cetto

NOTES :
Top - Lime, Pear, Almond
Middle - Peony, Sugar, Candied Almond
Base - Mahogany, Tonka Bean, Amber, Vanilla
------------------------------------------


Launched in 2003.
My bottle is batch of 14 April 2017.
Untuk yang belum tau kalian bisa cek batch botol parfum kalian itu produksi tahun berapa dengan cara cek nomor kode yang biasanya ada di bagian bawah botol (yang nomornya sama dengan nomor kode di box), masukan nomor kode tersebut beserta merk parfumnya di dua pilihan website ini :

checkcosmetic.net
checkfresh.com


Ini parfum Burberry favorit saya untuk Fall season (ya kalo di Indonesia sekitar bulan September - November gitu lah kurang lebih pas cuacanya udah nggak panas dan udah mulai angin dingin gitu tapi belum masuk musim hujan yang deras). Awalnya sih kepengen beli karena lihat botolnya menarik banget desainnya, karena emang dari dulu suka motif trademark nya Burberry yang kotak kotak. Jadi walaupun belum bisa koleksi baju baju dan tas nya jadi sekarang koleksi parfumnya aja dulu hehehe..


Anyway, untuk wanginya sendiri awalnya langsung tercium aroma jeruk nipis yang manis-pahit, disusul dengan wangi buah pir dan kacang almond yang hangat. Langsung terasa pas banget untuk cuaca yang dingin seperti musim gugur.

Setelah itu barulah wangi bunga peony yang lembut muncul ke permukaan, menambah aura elegan dan classy pada parfum ini (sesuai style-nya Burberry). Kemudian disusul oleh manisnya sirup gula dicampur dengan vanilla dan tonka bean. Buat yang nggak terlalu suka parfum yang wanginya manis mungkin pada fase bisa jadi terlalu manis, tapi untuk saya yang suka parfum aroma manis maka fase ini enak banget diciumnya hehe..

Terakhir pada fase dry down muncul wangi yang hangat dari amber dan tonka bean, membuatnya menjadi wangi aroma yang balsamic-spicy-sweet-warm-fruity jadi satu. A bit mature (maksudnya mature disini bukan wangi grandma ya, tapi maksudnya wangi ini  cocoknya untuk wanita dewasa sekitar umur 30 thn keatas gitu lah). Because I imagined a classy woman would wear this, or a sophisticated woman. This is elegant, classy, very Brit chick.

Quintessentially British, sejalan dengan style yang diusung Burberry, wanginya kaya punya kelas tersendiri, for ladies who got "class" and knows her manners, who behave well in proper places, tapi juga cute and girly. Parfum ini menurut saya cocoknya untuk musim yang cuacanya dingin atau untuk malam hari. Tapi kalau saya pribadi sih parfum ini tetap saya pakai siang hari kalau cuacanya cocok hehe Bisa dipakai di tempat kerja atau dipakai kalau kamu ingin terkesan professional. Cocok juga untuk dipakai ke event atau formal occasions. 



Projection, pretty good.
Parfum ini lumayan strong projection nya terutama untuk beberapa jam pertama. 

Sillage, low to moderate.

Longevity, moderate.
Bertahan sekitar 5-6 jam di kulit saya tapi kalau disemprot di pakaian bisa bertahan setengah harian (sekitar kurang lebih 10 jam).


One of my favourite perfume, kalau ini habis mungkin saya akan beli lagi untuk restock :)



XoXo,

Friday, December 20, 2019

5 Empties - eps #2

Sebenernya saya tuh jarang banget ngabisin parfum, biasanya dalam waktu yang lama baru bisa habisin satu botol parfum. Kebetulan koleksi parfum saya udah lumayan jumlahnya jadi rasanya kalau mau habisin satu botol aja lama sekali (karena nggak setiap hari pakenya parfum yang itu terus). Jadi saya selalu berusaha untuk pakai semua parfum saya secara rotasi agar semuanya terpakai dan lama-lama akan habis, karena menurut saya kalau disayang-sayang malah rugi, takutnya keburu berubah wanginya, dan jadi buang-buang uang saja kalau tidak dinikmati. Jadi sesekali kalau ada botol parfum yang akhirnya habis saya senang sekali. 

Jadi tidak setiap bulan saya bikin Empties post, karena saya memang nunggu sampai ada at least 1 botol full size yang habis baru saya akan bikin empties post (setiap saya habiskan total 5 parfum including vials). Dan postingan seri "Five Empties" ini seperti biasa akan didominasi oleh perfume vials atau sample parfum yang memang pastinya lebih cepat habis dibanding botol. 

Kebetulan juga saya punya banyak sample vials ini bertebaran di laci rak parfum, selain karena memang saya cenderung selalu beli dulu sample-nya sebelum beli botolnya, dan juga kadang suka dapet vials dari bonus / freebie pembelanjaan parfum atau kosmetik. Jadi jangan heran kalau setiap empties post pasti bakal banyakan sample vials nya hehe Seperti empties post kali ini :)


Ralph Lauren Romance
Pilihan klasik yang tepat kalau mau ngadoin parfum ke cewek, terutama kalau ceweknya feminin. For mothers day gift juga bisa :) Karena ini wanginya loveable, nggak neko neko, all time favourites. Classic best-seller :)
> Repurchase ? No, I still have other perfumes in the same range. But I would totally recommend it! :)

The Body Shop White Musk EDT
Used to be my signature perfume before I started collecting perfumes, dulu selalu pake ini, tiap abis beli ganti baru, gitu terus.. karena bisa dipake ke segala acara. Sampai akhirnya mulai beli-beli parfum lain karena niat mau bangun koleksi ;)
> Repurchase ? Already have the full size bottle. Recommended!

Dolce & Gabbana Dolce (vial)
Salah satu parfum yang nggak cocok sama body-chemistry saya, karena saking lembutnya wanginya nggak keluar sama sekali di kulit saya, dan nggak nyampe 4 jam udah hilang nggak berbekas sama sekali :(
> Repurchase ? No.




BCBGirls EDT Sample Pack
Dulu ini dapet gift dikasih mama mertua. Terdiri dari 4 macam eau de toilette keluaran BCBGirls yang merupakan second line nya desainer Max Azria untuk brand nya sendiri yaitu BCBG (jadi BCBGirls ini line nya BCBG khusus teen girls gitu, nggak tau sekarang masih ada apa nggak 😉) : 
Nature(light, green, and earthy).
Star(modern, flirty, spicy).
Metro(deep, oriental, balsamic).
Sexy(sensual, warm).
> Repurchase ? No, they don't perform well and not sure they are still available cause this is an old one.

Juicy Couture Viva La Juicy (decant)
Ini salah satu parfum TOP 10 Favourites saya, dulu pertama beli decant ini karena pengen nyoba sebelum beli full sizenya. Dan ternyata saking sukanya belum habis decant-nya udah langsung beli botolnya. Maka akibatnya decant-nya terlupakan di dalam laci. Beberapa minggu lalu baru nemu lagi decant yang terlupakan ini, dan langsung saya pakai terus sampai akhirnya dia berakhir di daftar empties ini ;)
> Repurchase ? Already have the full size bottle! Recommended!



That's it guys... 
See you on my next Empties post! :)



XoXo,

Tuesday, December 17, 2019

Maison Francis Kurkdjian Baccarat Rouge 540

(image via google)

MFK Baccarat Rouge 540 edp
-------------------------------------------------

Nose | Perfumer : Francis Kurkdjian

NOTES :
Top - Jasmine, Saffron
Middle - Amberwood, Ambergris
Base - Cedar, Fir Resin
------------------------------------------


Saatnya review parfum paling populer abad ini hehehe...
Buat para perfume enthusiasts siapa sih yang nggak tau Baccarat Rouge 540. Parfum niche keluaran Maison Francis Kurkdjian ini mungkin adalah parfum yang paling hype dalam beberapa tahun terakhir ini semenjak tahun dikeluarkannya parfum ini yaitu tahun 2015. Dan parfum ini termasuk dalam kategori Unisex, alias cewe atau cowo bisa pake :)

Sebelumnya nama Francis Kurkdjian sudah dikenal lebih dulu sebagai "nose" beberapa parfum ternama klasik, dari mulai Elizabeth Arden Green Tea, Davidoff Cool Water, sampai JPG Le Male yang semuanya sangat populer dan best seller dimana mana.

Saya sendiri belum punya parfum full size nya Baccarat Rouge 540 ini (karena masih tahap nabung secara ini parfum mehong banget yes, namanya juga parfum niche 😛) jadi untuk sekarang saya cukup beli decant nya aja dulu. Inget ya beli decant nya di toko toko terpercaya aja, karena banyak toko online sekarang jual palsuannya Baccarat Rouge ini. Jadi walaupun decant tetep cari yang asli ya, masalahnya kalau udah keluar uang yang lumayan untuk decant tapi ternyata bukan dari parfum ori nya langsung kan rada sakit hati gitu yaa.. Gak enak sama dompet. Soalnya ini harga decant nya juga lumayan, beda ama harga decant parfum designer. So make sure pilih pilih dulu tokonya ya kalo mau beli decant nya.



Anyway, for the review itself : it smells divine! 
It’s magically simple and subtle yet loud and divine.
Wangi awalnya cukup unik, saya belum pernah cium aroma opening yang seperti ini sebelumnya (although I haven’t smelled that many perfumes but I do think that the opening is very different than most other perfumes). Wanginya fresh spicy yang kalau dihirup lebih dalam somehow mengingatkan saya sama ruangan dokter terutama kalau masuk ke ruangan dokter gigi hehe. It does have a refreshing quality to it with a blend of spice (from the saffron) and a little bit soft floral notes on the background that mellows it down a bit from being overly spicy. Intinya susah digambarkan dengan kata kata, fresh spicy scent yang sungguh unik dari hirupan pertama.

Kemudian setelah beberapa lama wanginya mulai tercampur dengan aroma middle notes nya yang terdiri dari Ambergris dan Amberwood. Pada fase ini saya bisa mencium wangi tembakau kering yang sepertinya dari Ambergris (karena wangi Ambergris - yang merupakan hasil dari muntahan paus ini - yang memang ternyata aroma nya seperti aroma tembakau kering, I like it!). Saya biasanya pasti suka parfum yang ada Ambergris nya, seperti Creed Aventus dan MFK Baccarat Rouge 540 ini. Di dalam campuran aroma parfum ini wangi dry tobacco nya di blend dengan kayu Amber alias Amberwood sehingga pada akhirnya muncul aroma dry tobacco yang lebih smoky dan woody. 

Pada fase inilah wanginya jadi sedikit maskulin karena ada unsur dry tobacco dan woody notes tadi, jadi saya akhirnya paham kenapa parfum ini adalah parfum unisex. Karena paduan aroma-nya yang unik menjadikan parfum ini nggak terlalu maskulin tapi juga nggak terlalu feminin, so it's a perfect balance in between.

Aroma kayu dan tembakau dari ambergris dilarutkan dengan wangi soft floral note dari Jasmine sehingga wanginya tidak terlalu maskulin. Dan sebaliknya wangi melati jasmine juga dibaur dengan rempah seperti saffron sehingga tidak terlalu feminin / manis bunga. So it doesn’t smell too girly or too masculine at all. It is really a gender-neutral fragrance. I definitely think both men and women can wear it. Both me and H wear this fragrance hehe.


The magical thing is : this seems like a transparent perfume, maksdunya kalau saya pakai ini kadang saya tidak bisa mencium wanginya setelah beberapa jam, padahal orang lain di sekitar saya masih mencium kuat wanginya. Sepertinya, aromanya tetap semerbak tanpa saya sadari. Saya pernah ngeluh di awal mencoba parfum ini, saya bilang ke suami saya "kok udah gak kecium ya wanginya padahal ini parfum harganya mahal banget". Eh suami malah heran, dia bilang "apanya yang gak kecium? Orang dari tadi kamu wangi banget gak ilang ilang wanginya nempel terus, you smell really good!". Waa... langsung sadar bahwa this perfume is like magic for me hehe.. Jadi kalau kamu coba parfum ini trus tiba tiba gak kecium lagi wanginya, percayalah kamu masih wangi kok. Yang lain tetap mencium aroma semerbak parfum ini walaupun kamu sendiri gak bisa menciumnya hehe..


Sillage : beast mode! 
Pas pertama kali coba pake parfum ini saya jalan melintasi ruang keluarga untuk masuk ke kamar, dan 30 menit kemudian H pulang kantor langsung masuk ruang keluarga, dan langsung nanya : "ini wangi apa? kok wangi ruangannya? Wanginya enak". Laahh padahal itu udah 30 menit lalu saya lewat situ dan asli cuma ngelewatin doang gak duduk gak ngapa ngapain, but he can still smell the perfume in that room! That is what this perfume can do, it's like magic I tell you! 😀

Projection : beast mode! 
Even my hubby can smelled it from another room!! Saya di kamar (pintu dibuka, dia di ruangan depan kamar, and he can smell it from out of the bedroom). This is crazy magic stuff!

Longevity : beast mode! 
It lasted and lasted and lasted.. even more than 12 hrs!

Damn this perfume really worth the hype! The projection, sillage, and longevity is something that I havent experienced from other perfumes (because somehow my skin doesnt projects peefume very much). But this one!! OMG now I want yo buy it, but it’s so expensive, cry cry .... ðŸ˜­



XoXo,

Saturday, November 30, 2019

Fragrance Diary #5

Saatnya Perfume Diary !

Seperti biasa mon maaf sebelumnya, kalau series Perfume Diary ini aku pake bahasa inggris ya, karena biar lebih pendek, ringkas, dan padat. Namanya juga diary harian kan, kalau panjang namanya cerita pendek dong ntar hehe.. Anyway, cuss langsung ke Perfume Diary untuk minggu ini yaa ...

---------------------


Notes :
- SOTD > Scent of The Day (pagi/siang)
- SOTE > Scent of The Evening (malam)





Monday : Errands
SOTD > Chloe edp
I ran some errands today and I thought the day was gonna be windy and mellow so I opted for Chloe edp when I got ready in the morning. But lo and behold, when I got outside my apartment the sun was shining brightly and it was so hot and humid all day, so my Chloe got a little bit cloying. I may also sprayed too much of it in the morning - which then I regretted because you don’t spray a lot with Chloe as it can be overwhelming. I pitied those who met me during the day because I’m sure my perfume was a little bit too much for them in the hot humid day (oopss, sorry ðŸ¤­).


Tuesday : Starbucks, Cleaning/Rearranging
SOTD > Katy Perry Killer Queen
I spent my day rearranging my bags wardrobe and cleaning/rearranging my perfume rack. And then afterwards I did some blogging works while sipping my Spiced Pumpkin Latte that I got earlier from Starbucks. I chose to wear Katy Perry Killer Queen today because I haven't worn it in a long time and I was gonna make a comparison review between the Killer Queen and Zara Red Vanille on my blog, so I need to remember the scent correctly :) See my Katy Perry review here.

SOTE > Zara Black Amber
By night time the Katy Perry Killer Queen was completely gone. That one never lasts long on me. So I re-sprayed myself with a new perfume before spending time with H watching Modern Family on bed. I opted for the warm and comforting Zara Black Amber. This perfume to me is one of those Top 10 perfumes I must own - because it's a rare thing to love all the 3 phases of a perfume. And this is what happened between me and the Black Amber. This perfume already feels warm and very comforting from the opening notes up to the dry down. Always laff it!


Wednesday : Errands
SOTD > Versace Eros (1st trial)
Went out for a mini errand today, picking up my packages and did a short stop at the bakery for donuts ðŸ˜œ I was contemplating on what to wear today but I finally made up my mind with a new purchase : Versace Eros. This was my first time wearing it and I immediately got a whiff of the core which is a soft powdery white florals scent with some citrus in the background. Actually it’s quite a nice fragrance (considering I blind-bought this because I just love the bottle hehe).




Thursday : Home
SOTD > Mugler Alien 
I have no schedule and only minimal to-do list today so I’m just staying home, so it’s perfect to wear any perfume that I like without having to worry to offence someone else's nose hehe. So I wore Thierry Mugler Alien today. test out new perfumes. There are only 3 notes in Mugler Alien but it is beast mode, I don't know how they do that. Anyway this is a soft powdery jasmine fragrance warmed up by amber. A beautiful scent.

Friday : Dinner with friends
SOTD > Tiffany by Tiffany & Co
We meet up with some friends in the evening for dinner at the restaurant. I chose one of my newest decant that I recently got : the new Tiffany perfume by Tiffany&Co. It’s a beautiful feminine floral scent but too bad it doesn’t last very long on me.

Saturday : Movies with girlfriends
SOTD > Mon Guerlain
I went to the movies with my girlfriends in the afternoon and a coffee hangout later in the day. Picking up perfumes for close encounters and controlled temperature rooms such as the cinema is not that easy because you don't want it to be too strong and annoyed the person you are sitting next to. I’ve watched videos on “perfume that are appropriate for office” because I think the situation is rather the same (where you cannot wear loud perfumes and risk offending other people's nose), and lots of them suggested Mon Guerlain. So that’s what I chose to wore today :) 

Sunday : Lunch with family
SOTD > Zara Black Amber
Sunday family day. We went for lunch with my parents in law. I wore Zara black amber again today because I’m craving for some warmth. Luckily today is not too hot so I can wear my warm scents during the day :)



XoXo,

Wednesday, November 27, 2019

Perfume Haul : Fall Purchases 2019

Hallo, sebelumnya mohon maap nih lagi males nulis panjang panjang hehe Jadi langsung aja yaa... ini adalah hasil haul selama musim gugur (ceilee, kaya ada musim gugur aja di negara kita ini hehe) alias sekitaran bulan September, October, dan awal November ini. Well.. without further ado, here's some additions to my perfume wardrobe :

FULL SIZE :
Mugler Alien
This is not my first Alien tapi ini aku sengaja beli yang kemasan refillable biar nantinya lebih hemat kalau abis dan mau beli lagi jadi lebih murah karena bisa dipake ulang botolnya, jadi ibaratnya gak usah bayar botolnya lagi, cukup beli isi refill di counter nya. 


Burberry Brit Women EDP
Ini salah satu parfum wish list dari udah lama, baru kesampaian sekarang karena baru nemu yang diskonan lumayan hehe Awalnya siy naksir botolnya karena berhubung aku emang suka brand Burberry (walaupun gak punya banyak barangnya tapi suka aja motif kotak kotak khas Burberry yang klasik) jadi pas awal liat botol ini langsung suka dan memutuskan untuk blind buy. Untung ternyata wanginya enakkk, ku sukaaa.. Review menyusul yak!


Miniso British Pear & Miniso Meeting You
Awalnya ke Miniso karena pengen nyetok si Meeting You - karena ini parfum favorit banget buat dipake sebelum tidur. Wanginya soft and subtle, buat aku lebih relax karena aku suka susah tidur. Nah pas kebetulan Meeting You punyaku udah abis, jadi ke Miniso untuk beli stok. Dan ternyata ada si British Pear ini yang best seller nya parfum Miniso karena selalu out of stock. 
Kalo si British Pear ini dupe nya Jo Malone yang English Pear & Freesia, tapi nanti akan aku review lebih lanjut ya si parfum-parfum miniso ini, karena ternyata banyak yang dupe nya parfum terkenal. So please wait for the review ya :)


MINATURE :
Prada Iris Cédre
Karena suka banget sama seri Prada yang ini jadi niat mau koleksi (walaupun cuma dapet yang miniature hehe). Sebelumnya udah jatuh cintak duluan sama Prada Iris dan ini mirip banget sama yang versi Infusion D'iris - but with added cedar (will review this soon!)


SAMPLES :
Prada Candy Gloss
Creed Millesime Imperial
Creed Silver Mountain Water
Creed Viking
Rance 1795 Héroique
Tiffany & Co
Mugler Alien (extra bonus!)


OTHER :
Production Sample 
Hmm... kalo ini sample parfum yang aku dapet dari lab produsen parfum lokal. Jadi rencananya kita mau bikin parfum brand lokal citarasa internasional hehe Tapi baru wacana sih, doain aja jadi yaa.. hehe Dan ini sample parfum yang dikirimin dari lab. Wanginya enak juga siy, ala ala Lancome La Vie est Belle. Cuma berhubung aku kurang suka La Vie est Belle jadi yo wes pake versi ini aja juga oke. Aslinya mah ini botol transparan aja (namanya juga sample) tapi aku sok kreatif kutempelin stiker biar lebih menarik hihihi..



----
Alrighty, that's all for my Fall Haul.
Sekarang jadi bingung mau review yang mana dulu yah? Kalau kalian ada request review parfum boleh ditulis di comment box ya, nanti kucoba review :)


Thanks for reading and visiting this blog!



XoXo,

Friday, November 22, 2019

Chanel Chance


Chance Eau de Parfum Chanel for women


Chanel Chance Edp
-------------------------------------------

Nose | Perfumer : Jacques Polge

NOTES :
Top - Pink Pepper
Middle - Iris, Jasmine
Base - Patchouli, Vanilla, Musk
------------------------------------------


Launched in 2005.
Chanel Chance ini adalah parfum Chanel era modern yang pertama saya coba. Maksudnya "era modern" itu karena selama ini saya cuma pernah kenalan sama satu parfum Chanel yaitu Chanel No.5 aja. Dan Chanel No.5 kan parfum keluaran jadul (pertama kali diluncurkan tahun 1921). Jadi ketika Chanel mengeluarkan beberapa parfum baru era modern saya pun penasaran. Dan diantara semua parfum keluaran Chanel yang saya coba pertama kali setelah No.5 adalah Chanel Chance ini.

Saya pertama kali tau Chanel Chance ini gara-gara sering lihat di youtube banyak yang mention Chanel Chance ini. Dan kebetulan harganya juga nggak semahal parfum Chanel lainnya. Jadi akhirnya seperti biasa saya memutuskan untuk mencoba sample-nya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli full size nya.




Bagaimana kesan pertama saya ?
Hmm... it's a nice and classy fragrance, dengan keharuman floral (iris, jasmine) yang klasik sekaligus mewah. But nothing really stands out to me.. Untuk saya pribadi, walaupun wanginya enak tapi tipe wewangian yang seperti ini banyak beredar di pasaran. Yang membedakan hanya Chanel Chance ini sedikit lebih "dewasa" dan elegan aja.

Secara garis besar ini adalah parfum floral yang ringan, yang dibuka dengan aroma bunga bunga yang lembut serta pink pepper. Ditambah sedikit aroma asam segar dari buah nanas yang menari nari di balik kelembutan wangi floral nya. Kemudian pada saat dry down wanginya akan berubah menjadi wangi bedak yang lembut, very delicate, seperti helaian kapas yang ditaburi bedak bayi dan kemudian mengambang di udara.



Sillage & Projection, Moderate. Setelah kurang lebih 3.5 jam projection nya mulai berkurang dan berubah jadi skin scent yang bertahan selama beberapa jam. 

Longevity, Low to Moderate. 
Saya mencuci tangan beberapa kali ketika pakai parfum ini di pergelangan tangan saya dan wanginya tetap menempel walaupun kena air (asal tidak digosok). Secara keseluruhan di kulit saya bertahan 6-7 jam.


Overall, it is nice and I do enjoy it, akan tetapi mungkin saya tidak akan beli full size nya karena saya sudah punya beberapa parfum dengan tipe wangi yang mirip mirip gini di koleksi parfum saya. Tapi saya tetap rekomen parfum ini kok untuk yang nggak koleksi parfum dan hanya ingin beli parfum yang enak dan elegan serta lembut. Ini salah satu parfum people-pleaser yang kebanyakan wanita pasti suka tipe wangi seperti ini (and point plus being a "Chanel" brand, ya kaan? hihihi..). So I can see that this would appeal to a lot of women :)



XoXo,